Aku merenung sejenak dibalik tirai depan teras rumahku, perasaan tidak karuan sedang menggerogoti pikiran dan juga perasaan. Aku bingung, kenapa aku hanya bisa menulis ketika aku sedang merindukan sosoknya? Kenapa aku cuma bisa mendengarkan lagu pemberiannya walaupun aku punya handphone yan gunanya untuk mengirim pesan singkat.
Tuhan, aku bingung. Mengapa egoku yang selalu menang? Mengapa gengsiku selalu jadi peran utama di Bab ini? Bagaimana kabar perasaanku? Dia selalu kalah. Dia selalu jdi peran figuran yang tidak bisa berbuat apaapa kecuali memanfaatkan sumber air yang keluar dri kelopak mata dan yang dinamakan dengan Airmata.
Nyesal sih, tapi aku bisa apa? Bahkan untuk bilang rindu saja aku tak bisa. Tertahan dimulut hati yang jdi korban
Maaf buat kamu, aku sudah berani menangisimu yang bukan siapasiapa ku. Maaf aku cuma bisa menyindir dan memberi gambaran tentang kamu hanya di tulisan sederhana ini.
Aku mengingat kembali rekaman dulu. Saat kamu mengingatkanku untuk shalat, tidak terlambat makan, mandi yang bersih, dan yang semacamnya. Aku rindu itu. Apa kamu tau?Apa kamu masih mencaricari kabartentangku dari mereka? Atau kamu udah lupa nab disaat kamu itu punya aku?
Batinku rapuh. Sangat rapuh. Aku mengenalmu lewat mata, dan mendarat bebas kehati.
Sejak kamu mengirimkan lagu itu. Hidupku terasa nyala kembali setelah sekian lamanya aku masih mengingat Pria Beatbox itu. Kamu penyemangat belajarku, dulu. Sekarang kamu hancurkan keinginanku, kamu membuatku terkubur dalam kehampaan yang larut. Perlahan aku mencoba tegr, Ya! Tegar namanya! Mungkin aku hanya tau namanya, tapi taktau maknanya. Kemunafikkan ku aku jadikan yang utama, karna aku butuh. Aku begini karna ego, ego yang kamu tular ke aku.
Oh iya aku lupa. Kita telah masingmasing, kehidupan baru kita akan datang nanti. kamu akan temukan kebahagiaan yang harusnya kamu dapatkan nanti.
Aku berharap aku menulis ini kamu disana merasakan hal yang sangat bahagia daripada aku yang rapuh dan hanya bisa menulis ini.
Kau akan temukan apa yg kau mau. Berbahagialah kamu! Aku akan ikut bahagia disini. Aku juga akan merasakan kehidupan yang baru nanti :')
No comments:
Post a Comment