Saturday, March 9, 2013

masih tentang si 4 maret. mungkin tidak akan dibaca.

Kamu. ya kamu! aku bingung sempat berfikir kenapa aku msih memikirkanmu saat ini kebingunganku seakan ingin tahu keadaanmu disana. apa kabarmu?
empat hari saja kamu sudah berani buat aku seperti orang saiko, apalagi nanti? Aku kangen.. Aku rindu sosok egoismu yg sulit untuk ku kalahkan hingga aku angkat tangan.. Aku kangen sifat kamu yang dikit dikit merajuk, aku kangen kamu yg cemburuan atau yang tidak mau kalah.. aku rindu semuanya tentangkamu yang jelas jelas sudah mempermainkan aku lewat sifat kamu yg diamdiam kukagumi itu
Aku lelah karna mungkin saja bawaan hati tak sealur yg kau bawakan, kau datang dihidupku tapi untuk menghancurkan hatiku bukan untuk memberikan perubahan.

Aku bingung menatap diriku dibalik cermin kamarku. Mengapa begitu sangat aku menikmati rindu ini? mengapa begitu sering aku merindukanmu yang jelas sudah mempermainkanku?
Rasanya mustahil kalau aku menuliskan ini dan kamu membacanya. Apa kabar tentang janji? janji tentang ingin memberi perubahan didiri kita masingmasing? apakah janji itu sudah kadaluarsa atau masa tenggangnya sudah habis? Entahlah.
Aku maklumin kamu sibuk. Sibuk diduniamu, saking sibuknya kalau kamu mulai bosan dengan duniamu, mungkin aku yg kamu kenain, dan bodohnya jadi aku, aku bersedia.dan rela untuk kamu lampiaskan :')
Terus bagaimana janjinya? aku tertawa kalau mengomongkan tentang janji. Seperti daun yang mengambang di air.
Buat kamu yang dulu. Anak beatbox yang dulu pernah ku singgahi hatinya.
mungkin hati kamu sudah berubah. tapi hati aku tetap sama seperi dulu
dan aku tidak tahu kapan hati ini berubah seperti hati kamu yang gampangnya berubah.
Aku tidak tau, kapan aku bisa melawan pikiran tentang kamu di otakku.

No comments:

Post a Comment